perpanjangan sertifikat properti

Pembaruan dan Perpanjangan Sertifikat Properti

Layanan Legal Properti

Pembaruan dan Perpanjangan Sertifikat Properti - Untuk Siapa dan Apa Manfaatnya

Sertifikat properti adalah dokumen hukum penting yang membuktikan kepemilikan dan hak atas aset real estat. Berikut jenis sertifikat properti yang paling umum di Indonesia:

Hak Milik (Hak Kepemilikan Penuh): Sertifikat ini memberikan hak kepemilikan penuh atas properti dan biasanya diterbitkan untuk properti berstatus hak milik (seperti rumah dan tanah). Hak Guna Bangunan (Hak Bangun): Sertifikat ini memberikan hak untuk membangun dan memiliki bangunan di atas tanah milik pemerintah atau pihak swasta. Biasanya digunakan untuk properti hak guna bangunan. Hak Pakai (Hak Guna Pakai): Sertifikat ini memberikan hak untuk menggunakan tanah milik negara atau pihak swasta selama periode tertentu. Umumnya digunakan untuk keperluan komersial dan industri.

Hak Sewa (Hak Sewa): Sertifikat ini mewakili hak untuk menyewa properti dari pemiliknya selama jangka waktu tertentu. Pengembalian Sertifikat mengacu pada proses pembaruan atau perpanjangan masa berlaku jenis sertifikat tertentu, seperti Hak Guna Bangunan atau Hak Pakai, yang memiliki masa berlaku tetap. Proses dan persyaratan untuk memperbarui sertifikat tersebut dapat bervariasi tergantung pada peraturan setempat dan jenis sertifikat yang bersangkutan.

Sebagai Lembaga Penyedia Jasa Hukum paling terpercaya di Indonesia, Lets Move Group akan membantu Anda dalam proses perpanjangan sertifikat properti yang mudah dan tepat. Kami akan memberikan panduan lengkap mulai dari persiapan hingga pelaksanaan seluruh prosedur hingga terbitnya sertifikat baru.

Langkah-Langkah Pembaruan dan Perpanjangan Sertifikat Properti di Indonesia

  • Konsultasikan tentang jenis sertifikat dan persyaratannya dengan konsultan kami.
  • Tim kami akan memandu Anda melalui proses perpanjangan.
  • Setelah selesai, kami akan menghubungi Anda untuk menjadwalkan penerbitan sertifikat yang baru.
  • Catatan: Proses perpanjangan harus diajukan minimal 2 minggu sebelum sertifikat lama kadaluarsa.

Pertanyaan Umum

Tidak, Anda tidak dapat menjual properti apa pun dengan sertifikat yang telah kedaluwarsa. Anda harus memperpanjang masa berlaku sertifikat atau mengajukan sertifikat baru.

Untuk mempertahankan kepemilikan atau hak untuk menggunakan/mebangun di atas properti tersebut.

Biaya perpanjangan Sertifikat Kepemilikan Tanah dapat bervariasi tergantung jenis sertifikat dan beberapa persyaratan lainnya. Untuk mendiskusikan kebutuhan spesifik Anda terkait perpanjangan sertifikat, hubungi konsultan hukum kami untuk konsultasi gratis.

Butuh informasi lebih lanjut tentang Kredit Pemilikan Rumah? Cek beberapa panduan dari kami!

Layanan Populer

Dapatkan Konsultasi Gratis Sekarang!

Berita Terbaru

Ketahui Perbedaan KPR Syariah dan Konvensional Membeli rumah impian merupakan keputusan finansial besar bagi kebanyakan orang, dan pinjaman hipotek adalah cara paling umum untuk mewujudkannya. Di banyak negara, termasuk Indonesia dan Inggris, pembeli dapat memilih antara KPR syariah dan KPR konvensional. Meskipun keduanya dirancang untuk membantu individu membeli properti, keduanya beroperasi berdasarkan prinsip keuangan yang […]

Dengan semakin pesatnya pembangunan properti seperti apartemen, hadirnya fasilitas pembiayaan seperti Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) menjadi solusi yang tepat untuk membeli unit apartemen. Namun, apa sebenarnya KPA itu dan bagaimana cara mengajukannya? Disini kita akan mengetahui lebih lanjut tentang KPA, mulai dari definisinya, syarat-syarat yang dibutuhkan, hingga panduan langkah demi langkah untuk pengajuannya. Apa itu […]

Memahami Program BSPS: BSPS Adalah Bantuan Perumahan untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah di Indonesia Bagi masyarakat Indonesia yang sedang mencari rumah atau sedang mencari cara untuk meningkatkan kualitas rumah, ada yang namanya BSPS. BSPS atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya adalah program pemerintah yang bertujuan sebagai peningkatan kualitas rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia. Program ini […]

Membeli rumah adalah impian banyak orang. Prosesnya pun tidak mudah, butuh waktu, tenaga, dan tentunya dana yang tidak sedikit. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hadir sebagai solusi untuk mewujudkan impian tersebut. Namun, tidak jarang di tengah jalan, Anda dikejutkan dengan cicilan KPR yang tiba-tiba melonjak. Jika hal ini terjadi pada Anda, jangan panik! Mungkin Anda salah […]

Seiring dengan perkembangan zaman, setiap sektor, termasuk pertanahan di Indonesia, selalu mengedepankan teknologi terkini. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah memperkenalkan inovasi dengan menerbitkan sertifikat tanah elektronik. Implementasi sertifikat tanah elektronik tidak hanya menyangkut perubahan fisik dokumen, melainkan membawa dampak signifikan pada sisi pelayanan. Juga, akan sangat berguna bagi semua pihak yang […]

Jika Anda sedang menjalani pembayaran KPR saat ini dan berpikir ingin pindah KPR ke bank lain, maka hal tersebut tidak mustahil. Keputusan pindah KPR wajar terjadi, biasanya dari KPR bank konvensional ke bank syariah atau sebaliknya. Kondisi lainnya adalah perbedaan bunga floating dari satu bank ke bank lain. Misalnya begini, saat Anda membeli rumah dan […]

Primary Property

Interest Rate

Floating Rate

Primary Mortage

Rate information

Interest rate is 4.7% fixed for the first 3 years, after that, the rate will move to a floating rate (currently 11%)

Requirements

  • Permanent employee/self-employed for at least 1 year in the same company/total 2 years of work
  • Professional/Businessman working for at least 2 years in the same field
  • At least 18 years old or married

General Personal Requirements

  • Photocopy of husband’s / wife’s ID card (if married)
  • Photocopy of Family Card
  • Copy of Marriage Certificate (if married)
  • Photocopy of Tax ID Number of Applicant
  • Salary Slip / Certificate of Income for the last 1 month original
  • Photocopy of 3 months bank statements
  • Developer’s House Booking Letter / Broker’s Cover Letter

*Disclaimer